My Notes

Posts Tagged ‘copet

Tempo hari saya seperti biasa naik krl ekonomi AC jam 6-an dari Kalibata. Karena saking penuhnya gerbong, ada kaca yang dibuka. Ya karena kepanasan apa boleh buat.

Hingga sampailah di stasiun Citayam. Tiba-tiba saat kereta hendak melaju  ada tangan yang bergerak cepat dari luar hendak merebut ponsel salah seorang penumpang. (Modus seperti ini udah sering sekali, si penjambret merebut  saat kereta mau jalan jadi gak bisa dikejar, kadang selain ponsel kalung juga sering direbut).

Lanjut ya. Sampe dimana tadi? Oh iya.. tiba-tiba ada tangan yang bergerak cepat dari luar. Maksudnya ponsel yang dituju namun sayang angin yang didapat. Lebih sial lagi tangannya tertangkap oleh orang yang berdiri di dalam!!! Gawat!!!

Penumpang yang kesal dan geram tentu saja berusaha mencengkeram tangan si penjambret ini. Apalagi keadaan gerbong penuh, otomatis orang-orang yang lain pun ramai-ramai menahan tangan itu. Lebih gawat lagi tentu saja karena kereta berjalan. Tanpa daya si penjambret-gagal ini harus lari mengikuti peron mengikuti laju kereta. Dan tentu saja peron akan habis!!! Daaan,,, akhirnya peron habis dan si penjambret tergantung di luar dengan satu tangan tertahan dalam gerbong,,, I can’t imagine how it feels,,,

Orang-orang dalam gerbong pun histeris. “ Masukin aja!! Mati dia nanti kalau jatuh!!!”, seru beberapa orang. “Iya, masukin aja,,!!!!”, seru penumpang lain. Dan akhirnya si penjambret pun berhasil dipaksa masuk ke dalam kereta. Dan mulailah pembantaian terjadi.

Tanpa daya si penjambret yang ternyata pemuda tanggung ini dipukul, ditendang, seluruh wajah dan badannya. Penumpang wanita berteriak-teriak histeris. “Kyaaa….  Udah pak, kasihan,,, kasihan!!!”. Namun apa lacur, orang-orang ini sudah liar, tak peduli seruan para wanita.

Untunglah ada salah seorang berwibawa yang meredam kemarahan itu. Dan si penjambret pun diseret untuk diserahkan ke petugas KA, dan diturunkan di stasiun Bojong.

Dada saya masih bergetar padahal penjambret sudah diturunkan. Kekerasan benar-benar terjadi di depan mata saya!! Bahkan lebih kejam dari yang pernah saya lihat di televisi!! Kasihan betul anak pada usia yang seharusnya sekolah malah menjadi pencuri,, Apakah dia sekolah? Apakah dia punya rumah? Apakah dia punya Ayah punya Ibu? Apa yang akan dikatakan oleh orangtuanya ketika sampai di rumah dalam keadaan babak belur? Kenapa kamu menjambret? Apakah kamu tidak punya uang? Kalau tidak , makan apa kamu nanti malam? Untuk apa uang itu sekiranya kamu berhasil menjambret? Untuk beli makanan kah? Untuk senang-senang kah?

Oh,, semoga,, semoga,,, semoga dengan peristiwa ini dia sadar bahwa mencuri itu perbuatan bodoh.. Semoga dia sadar bahwa dia masih diberi umur, karena bisa saja tadi dia jatuh dan mati,,, semoga dia berubah,, semoga….

Dan tugas kita semua,, mengentaskan kemiskinan, melangsungkan pendidikan bagi semua anak, supaya suatu hari nanti, tidak ada lagi anak jalanan yang mengemis dan mencopet.. semoga..

Ya Allah tolonglah Bangsa kami,,,,,

Advertisements