My Notes

Cina vs Amerika

Posted on: October 18, 2010

Akhir-akhir ini marak diberitakan di media bagaimana perang mata uang antara Cina dan Amarika. Cina bersikeras menahan (mengintervensi) agar mata uangnya yuan tetap rendah dengan maksud agar ekspornya tetap tinggi, karena dengan rendahnya nilai yuan terhadap dolar, maka barang-barang Cina akan cenderung murah di pasar. Amerika dibuat pusing dengan kebijakan ini, karena dengan begitu barang-barang ekspor dari Amerika cenderung mahal sehingga kalah bersaing dengan produk-produk Cina di pasaran. Akibatnya pengangguran di Amerika meningkat kerena banyak industri yang gulung tikar. Nah lho?

Bingung kan jadinya. Lalu bagaimana dengan rupiah? Waktu kita kecil pasti mikir bagusnya rupiah nilainya semakin kuat. Kalo bisa semakin kuat sampe-sampe 1 rupiah sama dengan 1 dolar. Jadi kalo mau beli laptop yang harganya 1400 USD kita cuma butuh Rp 1.400,-. Wekwekwek,,, Mau jalan-jalan ke mana-mana pun murah.. Senangnya,,

Tapi itu justru sangat berbahaya? Loh Kenapa? Karena nanti indomie yang disini harganya Rp 1400,- yang diekspor ke Amerika gak bakalan laku karena harganya sama kaya laptop. Hohoho,,, Akibatnya di Indonesia juga pasti banyak yang di phk, Indofood nanti juga bangkrut, karyawannya jadi kasian kan.

Jadi?? Bingung kan? serba salah. Kalau terlalu kuat rupiah ekspor kita nggak laku, tapi kalau terlalu rendah kita nggak bakal mampu juga beli-bali barang impor seperti mobil dan alat-alat elektronik. Solusi yang pertama, kita harus jadi mandiri. Kita menyediakan kebutuhan kita sendiri, dan kita semua membeli produk kita sendiri. Jadi nggak takut ekspor turun karena toh pembeli domestik pun tinggi, dan masyarakat gak perlu takut barang impor mahal karena kita bisa produksi sendiri dengan harga rupiah jadi nggak peduli sama fluktuasi valas.

Tapi nggak bisa sepenuhnya seperti itu juga. Orang Amerika pasti pengen nyicipin rokok kretek buatan Kudus. Orang Indonesia pun pasti mau juga make sutra Cina atau makan coklat Swiss. Jadi pedagangan global pun tidak mungkin dihindari karena masing-masing negara punya komoditas yang berbeda, dan sifat manusia sebagai makhluk sosial pun berlaku, saling membutuhkan.

Jadi gimana kalau semua negara di dunia memakai mata uang yang sama? Misalnya pakai saja emas. Kan enak tuh. Nggak usah takut fluktuasi, nggak ada orang yang hidup dengan berjudi dengan valas. Hohohoho….

 

sumber gambar: disini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: