My Notes

Obrolan Anak dan Ibu di Kopaja

Posted on: October 4, 2010

Suatu petang, kopaja 620 yang gw naikin terseok-seok sepanjang Pancoran-Pasar Minggu. Menurut gw sih ruas ini adalah yang paling super duper macet di Jakarta. Untungnya obrolan anak dan ibu di belakang gw mampu “mengalihkan duniaku”… wekwek,,,

——

Anak  : Bunda,,,, bunda,,,,,,,

Ibu: Apa sayang…

Anak: Kok bis yang ini beda ya mah sama yang bis waktu kita ke Palembang,, nggak ada tempat buat ngerokoknya??

Dasar bocah, kok bisa sih dia ngebedaiinnya dari tempat ngerokoknya, udah jelas pasti semuanya beda masa kopaja dibandingin sama bis antar kota…..

Ibu: ya beda lah sayang, yang ke palembang kan bis ke luar kota, jadi ada tempat ngerokoknya, malahan ada kamar mandinya…

Anak: Emang ada kamar mandinya yah bunda?

Ibu: iya,,, masak kamu nggak inget,, waktu itu kamu pipis dimana coba?

Anak: ,,,,,, oh iya yah,,,,,,

Saat itu hujan deras mengguyur, si anak sepertinya memperhatikan wiper bis yang tidak berfungsi

Anak: Bunda,,, kok wipernya nggak dinyalain bunda..? kan jadi tidak terlihat bunda?

Gw gak denger obrolan sebelumnya karena ketutup suara bis, entah si anak itu udah tau istilah wiper atau dikasi tau ibunya..

Ibu: Rusak sayang,,, ini hujannya belum terlalu deras, jadi tidak apa, masih terlihat..

Anak: oh,, kalo rusak kenapa nggak diperbaiki Bunda?

Ibu: Iya, nanti diperbaiki di bengkel,,,,

Anak: Kok tidak sebelumnya diperbaiki Bunda?

Ibu: kan baru rusaknya sekarang sayang, nanti kalau sudah tidak mengangkut orang lagi baru diperbaiki di bengkel

Anak: oh,,,

Tiba-tiba ada pengamen masuk, dua orang, satu dengan biola satu lagi menyanyi sambil main gitar. Saat pengamen beraksi si anak sepertinya diam saja. Setelah turun baru ngoceh lagi..

Anak: Bunda,, kenapa mereka nyanyi di bis bunda?

Ibu: Dia latihan sayang, buat nanti tampil di tempat lain

Anak: oh latihan yah bunda…

Ibu: iya, nanti kalau banyak orang yang ngasi uang artinya orang-orang suka sama nyanyiannya.. kamu suka?

Anak: (mengangguk)

Anak: Bunda,, bolah nggak aku duduk di depan?

Bunda: tidak boleh, nanti kalau bunda turun kamu nggak tau gimana?

Anak: Bunda, boleh tidak aku duduk di dekat jendela?

Bunda: Jangan, nanti kamu kena hujan,, nanti kalau kamu sudah besar baru boleh duduk sendiri..

dan seterusnya sepanjang jalan si anak gak berhenti nanya ini itu……..

——-

Nggak terasa tau-tau dah nyampe pasar minggu. Sumpeh deh anaknya bawel banget semuanya ditanyain,, 😀

Advertisements
Tags: , , ,

5 Responses to "Obrolan Anak dan Ibu di Kopaja"

Itu bukan anak yang bawel atuh, hastomi…Tapi cerdas. Ckckckckckckck

jadi nanti teh lia kalo punya anak cerdas musti sabar yah… 😀

Ya Allah, amiiin…dapet anak cerdas
Hooo, sindiran tuh! Maksudnya apa harus sabar? Jadi selama ini…..Huu

nggak maksud apa2 kok,,, hehe,,, pis,,, 🙂

Bunda-nya sabar betul…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: